Rabu, 07 Desember 2011

Rokok TIDAK BERBAHAYA!!!

0 komentar
Bnyak orang menghawatirkan bahaya rokok,tp stlh diselidiki oleh bbrp pakar dlm bidangnya tryt rokok itu sama sekali tidak berbahaya!


Ada sebuah the untold story yg membuka mata dunia bhw rokok itu tidak berbahaya sama sekali.

Berikut cuplikan-nya
Ada tiga orang pakar. Mereka selalu bersama kemana saja.
Tapi ketiganya memiliki kesukaan beda.

.A. dr Jon Van Toncik (suka main perempuan).

B. dr Joni van Walker (suka minum minuman keras).

C. dr Toni Tobacco (suka segala jenis rokok) .

Suatu hari mereka pergi ke dukun sakti. Lalu mrk memilih sesuai kegemaran masing-masing.

Si A : ”Aku mau perempuan2 muda dr berbagai bangsa+makanan minuman yg cukup. Letakkan dlm gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 1 tahun”.dan sekejap mata jadi.

Si B: “Aku mau semua jenis arak dr slrh dunia+bekal makanan yg cukup letakkan dlm gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 1 tahun”. Dan sekejap mata jadi.

Si C : ”Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia+ makanan yg cukup letakkan dlm gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 1 tahun”. Dan sekejap mata jadi

1 Tahun Kemudian, dukun sakti membuka pintu gua masing2 sesuai perjanjian.

Ketika pintu Gua I dibuka,keluarlah si A, kurus kering, berdiri pun tidak bisa karena lutut pd goyang hampir lepas, sebab hari-harinya dihabiskan hny memuaskan nafsu dgn perempuan. Beberapa saat kmdn si A pun jatuh ke tanah lalu mati

Pintu Gua II dibuka, maka keluarlah si B, perut buncit dan mata merah krn hari-harinya dihabiskan dg mabuk2an. dia terhuyung dan jatuh ke tanah lalu mati

Pintu III dibuka,keluarlah si C, sehat walafiat bahkan lebih sehat. dari 1 tahun lalu. dia berjalan tegap ke arah dukun itu dan langsung Menabok kepala sang dukun seraya berkata“ Dasar DUKUN GUOBLOOOKK!!! KOREKNYA MANA???!

Catt :ROKOK TIDAK BERBAHAYA BAGI KESEHATAN selama TIDAK ADA KOREKNYA” :D

Selamat Berkat Bir, Meski Terjebak Salju 3 Hari Tanpa Makan

0 komentar

Ilustrasi (foto: Thinkstock)

Nome, Alaska, Seorang pria di Alaska terjebak salju selama 3 hari, tanpa makanan maupun jaringan seluler untuk meminta bantuan. Beruntung ia punya beberapa kaleng bir yang mulai membeku, sehingga bisa bertahan hidup sampai ada yang datang menolongnya.

Cliftol Vial (52 tahun), seorang operator mekanik awalnya hanya iseng mengendarai mobil pick up sendirian ke arah luar kota Nome di Alaska. Ia hanya penasaran, ingin tahu seberapa jauh jalur antarkota menuju utara akan membawanya berpetualang.

Malangnya, di tengah perjalanan Vial terjebak badai salju dan mobilnya terperosok. Dengan peralatan yang hanya seadanya, ia berusaha mengeluarkan ban mobilnya yang terbenam dalam gundukan salju namun sia-sia karena gundukan tersebut terlalu tebal.

Temperatur udara yang mencapai -17 derajat celcius makin menyulitkan Vial, yang ketika itu hanya memakai sepatu tennis, celana jins dan jaket murahan. Beruntung di bagasinya ada handuk dan kantong tidur (sleeping bag) yang kemudian dipakainya untuk membungkus kaki mulus agar tidak membeku.

Vial sempat berpikir untuk meminta bantuan, tetapi sayang di lokasi yang diperkirakan berjarak 64 km dari Kota Nome itu tidak ada sinyal ponsel. Mengharapkan ada anggota keluarga yang mencarinya juga percuma, karena keluarganya tidak ada di rumah.

Beruntung ia ingat satu hal, yakni ada beberapa kaleng bir tersimpan di bagasinya. Bir yang mulai membeku itu dibukanya dengan pisau, lalu ia makan untuk bertahan hidup selama hampir 60 jam atau sekitar 3 hari 3 malam terjebak dalam badai salju.

"Saya hampir membeku hingga saya menemukan benda itu (kaleng bir) di sana. Saya buka tutupnya dengan pisau, lalu saya makan bongkahan bir yang sudah menjadi es," kata Vial seperti dikutip dari Anchorage Daily News, Senin (5/12/2011).

Bantuan baru datang ketika perusahaan tempatnya bekerja, Nome Joint Utility System mulai curiga. Di kantornya, Vial terkenal disiplin dan tidak pernah terlambat sehingga atasannya yakin ada yang tidak beres kalau sampai ia tidak masuk kerja.

"Vial adalah karyawan yang sangat tepat waktu. Pada hari Selasa jam 4 sore, kami pastikan pasti ada yang tidak beres," kata John Handeland, General Manager Nome Joint Utility System yang merupakan atasan Vial.

Berangkat dari kecurigaan itu, Handeland menghubungi pemadam kebakaran dan beberapa organisasi relawan untuk bersama-sama mencari Vial. Tak lama kemudian, Vial ditemukan dalam kondisi mulai berhalusinasi dan berat badannya turun 7,25 kg karena kedinginan.

Normalnya, bir memang tidak bisa menggantikan makanan sehari-hari. Namun dalam kondisi dingin dan tidak ada makanan seperti yang dialami Vial, kandungan gula dan alkohol sepertinya mampu memberikan suplai kalori yang cukup untuk sekedar menghangatkan tubuh sehingga tidak mati membeku.

sumber

WAJIB BACA: Kisah Sebuah Keluarga (Renungan Hari Ini)

0 komentar

Bill Havens, seorang pendayung hebat berkaliber Internasional dalam masa karantinanya menjelang piala dunia mendayung, menerima berita bahwa istrinya akan segera melahirkan. Setelah mendengar kabar tersebut ia memilih untuk pulang & tidak mengikuti kejuaraan dunia & memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan.

Belasan tahun kemudian th 1952, Bill menerima telegram dari putranya,
Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas cano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.

Telegram itu isinya:
"Ayah, terimakasih karena telah menunggu kelahiran saya.
Saya akan pulang membawa medali emas yg seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yg lalu".

Anakmu tersayang, Frank...


Dari kisah diatas kita bisa belajar
Bagaimana kehadiran keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut.

Theodore Roosevelt, mantan Presiden AS berkata :
"Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dengan keluargaku
daripada dengan petinggi² dunia manapun".

Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu titik
dimana pada dasarnya semua yg kita lakukan,
semua jerih lelah kita dalam pekerjaan,semua untuk mereka:
"Keluarga yang kita cintai".

Pada akhirnya kita akan menemukan bahwa jabatan, prestasi,
& promosi tidaklah seberarti kebersamaan diantara keluarga.

Jadi relakah saudara menukar kehangatan dalam keluarga anda
dgn kesibukan dalam pekerjaan anda yg mungkin sudah sangat berlebihan?

Selalu ada hasil yg terbaik dari kerja keras yg terbaik pula.

"Jangan Lupa, Keluargamu adalah yg Terbaik Dari Segala Urusan yg Baik dari Tuhan".

Potret Kemiskinan Di Papua!

0 komentar
Indonesia yang dulu terkenal dengan ragam-budaya, ramah-tamah, kesederhaannya, serta melimpahnya sumber daya alam sampai ada lagu tanem batang tumbuh pohon, sekarang apakah kita masi sekaya itu? Mari kita lihat kembali potret gelap bangsa ini.



Papua, sebuah wilayah dengan keluasan mencapai 710.937 km2, dan 410.660 km2 diantaranya adalah daratan. Hutannya menghampar luas, jika digabung dengan Papua Nugini maka hutan Papua terhitung nomor dua terbesar di dunia setelah Amazon. Di wilayah ini, terdapat 312 suku asli dengan bahasa dan dialek masing-masing yang khas, hingga tercatat 15% dari seluruh bahasa yang ada di dunia ini dimiliki oleh Papua. Bentuk-bentuk seni orang papua pun sangat beragam sesuai etnik mereka. Di sebuah daerah dimana bahasanya berbeda dari kampung satu ke kampung lain, sangat mungkin jika ekspresi artistik yang muncul akan berbeda bentuknya. Senjata, ukiran, kerajinan, dan instrumen musik dibuat oleh orang-orang yang berbeda di tempat yang berbeda pula, sesuai dengan ketrampilan dan keyakinan tradisional mereka.

Hingga kini Papua adalah tempat dimana nilai-nilai tradisi itu masih dipegang oleh penduduk aslinya. Tak heran jika, selain kekayaan alamnya memikat hati para investor yang melihatnya sebagai sumber keuntungan tak terperi, Papua juga adalah surga bagi para antropolog di seluruh dunia.



Suku-suku pedalaman Papua masih hidup seperti jaman prasejarah?? tanpa sandang dan pangan yang memadai, tak ada pendidikan yang cukup (bukannya ini ada disalah satu pasal UUD 45, apa mereka bukan warga negara RI?), apa lagi teknologi maju. Sebagai bangsa Indonesia tentunya kita kecewa sekali melihat hal ini, Tanah papua hanya disedot hasil buminya saja, apa bedanya kita dengan penjajah jepang atau belanda waktu jaman jebot dulu.







Apakah pemerintah masih santai-santai saja selama melihat mereka masih tersenyum dengan polosnya dan menunggu sampai mereka memberontak minta untuk merdeka, tentunya negara-negara lain yang menginginkan pecahnya indonesia dengan senang hati membantu, akan kasus lepasnya timor-timur akan kembali terulang pada papua? bila terjadi, hancurlah kesatuan negara kita.







Papua merupakan salah satu propinsi/pulau terindah di Indonesia dan Satu satunya pulau yang memiliki species laut terbanyak jenisnya di dunia begitupun dengan pegunungannya yang sangat indah,alamnya yang masih sangat alami sekali merupakan target utama para bangsa asing,kalau ga ada papua,kita ga akan punya jenis burung berjenis Cendrawasih lagi.

Dan sayang banget kalau para pemain pemain bola kita yang berbakat yang mayoritas pemain terbaik berasal dari papua nantinya akan menjadi lawan,bukan kawan???

So? Sampai kapan pemerintah dan sebagian warga negara Indonesia melihat sebelah mata terhadap mereka? Mereka juga sama dengan kita,manusia dan satu kesatuan Republik Indonesia.











Yah semoga aja sebagai bangsa yang satu,bangsa yang tidak melihat suku agama dan ras..kita masih punya hati nurani untuk tidak menelantarkan saudara saudara kita di Papua.

GOD BLESS YOU..



sumber 

Jangan lupa di like...
  

Ritual Memandikan Tengkorak Di Kalimantan

0 komentar


Ritual memandikan atau membersihkan tengkorak manusia hasil mengayau oleh nenek moyang ini, dilakukan oleh suku Dayak Bidayuh. Suku ini merupakan salah satu sub-suku Dayak di Kampung Sebujit, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Mengayau sendiri adalah memenggal kepala manusia, yang kemudian tengkoraknya diawetkan. Sekarang, tradisi mengayau sudah tak dilakukan lagi. Upacara membersihkan tengkorak hasil mengayau ini cukup mengharukan, dan berlangsung selama tiga hari. Mulai tanggal 15 hingga 17 Juni.

Kegiatan utamanya yakni, memandikan tengkorak yang tersimpan dalam rumah adat. Sesuai aturan yang dipercaya secara turun temurun. Dimulai menyambut tamu di batas desa. Awalnya, ini dilakukan untuk menyambut anggota kelompok yang datang dari mengayau. Penyambut, mengenakan selempang kain merah dengan hiasan manik-manik dari gigi binatang. Dilengkapi dengan sumpit dan senapan lantak yang dibunyikan, ketika para tamu undangan hendak memasuki batas desa. Sumpit juga diacungkan bersamaan.

Letupan dari senapan lantak tersebut, juga berguna memanggil ruh leluhur sekaligus minta izin bagi pelaksanaan ritual Nyobeng. Lalu, tetua adat melempar anjing ke udara. Dengan mandau, pihak ketua tamu rombongan harus menebasnya. Jika masih hidup, harus dipotong dengan mandau begitu jatuh ke tanah. Prosesi yang sama juga berlaku untuk ayam. Tetua adat melempar telur ayam kepada rombongan tamu. Jika telur tak pecah, maka tamu yang datang dianggap tidak tulus. Sebaliknya, jika pecah, berarti tamu datang dengan ikhlas.

Beras putih dan kuning dilempar sambil membaca mantra. Para gadis lalu menyuguhkan tuak dari pohon niru yang dicampur kulit pohon pakak yang telah dikeringkan. Usai minum, rombongan tamu diantar menuju Rumah Balug, di tengah perkampungan.
Rumah Balug merupakan rumah adat yang berupa rumah panggung dan berbentuk bulat. Untuk memasuki rumah ini, dibuatkan undakan yang terbuat dari bilah pohon. Lebarnya sekira 10 meter dengan tinggi 15 meter dari tanah.

Saat masuk tempat upacara, rombongan diberi percikan air yang telah diberi mantra dengan daun anjuang, yang berfungsi sebagai tolak bala. Tujuannya, agar para tamu terhindar bencana. Ketika memasuki area upacara, para tamu harus menginjak buah kundur yang diletakkan dalam baskom yang lebih dikenal dengan ritual pepasan.

Bersama warga, para tamu kemudian menari tari Mamiamis sambil mengitari rumah adat. Mamiamis, adalah tarian untuk menyambut dan menghormati para pembela tanah leluhur yang baru datang dari mengayau. Sambil diiringi Tetua adat dengan menyanyikan lagu dan membaca mantra-mantra.

Tetua adat naik Rumah Balug. Simlog pun dipukul dan mercon dibunyikan. Tujuannya untuk memanggil arwah leluhur dan juga sebagai tanda dimulainya Upacara Nyobeng. Dilanjutkan dengan makan bersama di Rumah Balug. Lauknya, nasi dengan ikan babi. Toleransi juga tinggi. Bagi muslim, disediakan makanan khusus bukan babi. Habis makan, tamu boleh meninggalkan area rumah adat.

Pilihannya bisa istirahat di rumah penduduk. Saat istirahat, sebagian laki-laki di daerah tersebut menyusuri hutan untuk mencari bambu hutan. Diameternya sekitar sepuluhan centimeter.

Saat bersamaan, setiap rumah membuat sesajian yang dioles dengan darah dari sayap ayam. Darah ayam ini juga dipercikkan ke bagian-bagian rumah dan pekarangan yang dianggap sakral. Setelah itu para keluarga dan para tamu kembali menuju rumah adat. Setelah dapat bambu hutan yang dicari, para pria itu menggotongnya menuju ke rumah adat secara beramai-ramai. Dengan memegang mandau bambu dikitari sambil berbaris.
Mandau yang dibawa merupakan pusaka keluarga. Hiasan pada gagang mandau dibuat dari tulang atau kayu. Hiasan itu juga sebagai lambang makna dan prestasi tertentu dari si pemegang mandau dalam mengayau. Persiapan matang. Ketua adat memberi isyarat memulai kegiatan. Salah seorang maju ke depan sambil membuka mandau dari sarung sambil menebas mandau ke batang bambu.

Dalam sekali tebas, bambu putus. Keberhasilan ini, merupakan pertanda baik, menurut kepercayaan masyarakat. Usai sudah acara potong bambu. Ruh pun dipanggil oleh ketua adat.

Tujuannya untuk menghadirkan dan memohon ijin yang telah melindungi untuk memulai Nyobeng. Tetua adat kemudian, menaiki rumah panggung. Tujuh macam sesajian diletakkan di batas desa nantinya. Kemudian, kotak yang berada di bubungan rumah adat yang di dalamnya tersimpan tengkorak manusia dan kalung dari taring babi hutan, diambil oleh tetua adat dan melumuri tangannya dengan ramuan khusus.

Lalu dioleskannya pada tengkorak yang ada di dalam kotak. Berikutnya ketua adat memotong seekor ayam hinga kepalanya putus. Kepala dan tetesan darah ayam tersebut dioleskan pada tengkorak. Tengkorak dimasukkan lagi pada kotak dan disimpan. Acara dilanjutkan dengan memotong anjing. Darah yang keluar diusapkan pada tiang penyangga rumah adat, rumah-rumahan kecil, dan patung laki-laki dan perempuan yang berada di samping rumah adat dan patung. Rumah-rumahan dan patung-patung tersebut dianggap sebagai asal-usul nenek moyang mereka. Pemotongan anjing dimaksudkan untuk menolak ruh jahat. Sebagian daging anjing yang baru dipotong kemudian dibawa ke atas rumah adat.
sumber

Isu Tusuk Gigi Sebar HIV Ternyata Omong Kosong

0 komentar
Isu Tusuk Gigi Sebar HIV Cuma Omong Kosong

Aktivis HIV/AIDS Rendi menepis, virus HIV dapat ditularkan melalui tusuk gigi yang dioleskan dengan darah OTH (orang terinfeksi HIV).
Sebagaimana, isu yang beredar melalui blackbery massanger ataupun sms. Isinya, peringatan agar masyarakat mewaspadai penggunaan tusuk gigi karena dijadikan media untuk menularkan HIV/AIDS.
Koordinator Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia (JOTHI) Ade Komariah mengatakan, virus HIV itu dalam udara terbuka hanya bertahan dua detik.
"Jadi, lebih dari waktu tersebut virusnya mati. Sehingga penularan dengan menempelkan darah ke tusuk gigi itu tidak mungkin bisa,' ujarnya, Selasa (1/11).(Didik)
http://www.tribunnews.com/2011/11/02/isu-tusuk-gigi-sebar-hiv-omong-koson

Foto Syur Dara The Virgin Dengan Pacar Berjerawat

0 komentar
Dara salah satu personel The Virgin yang selama ini jauh dari pemberitaan infotaiment tiba-tiba muncul dan kini menjadi pembicaraan terhangat diberbagai forum-forum internet, dan juga blog dan hal tersebut terkait dengan beredarnya foto-foto mesranya dengan seorang pria berjerawat di internet.

Belum diketahui secara pasti darimana peredaran foto-foto mesra Dara The Virgin dengan pria yang memiliki jerawat tersebut, dan sampai sejauh ini belum diketahui pula siapa sosok pria tersebut, apakah pacar atau hanya sekedar teman biasa Dara The Virgin.

Kabar Terakhir Cowo tersebut adalah mantan kekasih Dara semasa Dara belum menjadi artis.























sumber