Senin, 26 Desember 2011

FOTO PROFIL FACEBOOK ADALAH PREDIKSI MASA DEPAN

0 komentar

Foto profil Facebook secercah harapan cerah di masa depan

 
fashingnet.com-Mereka menemukan pelajar yang foto profilnya memancarkan senyum intens pada awal semester merasa lebih puas hidupnya pada akhir semester, ketimbang mereka yang tidak. Bahkan, kepuasan hidup mereka bisa berlangsung lama, sampai 3,5 tahun kemudian.

Penelitian tersebut melibatkan 84 partisipan. Dua periset yaitu J. Patrick Seder dan Shigehiro Oishi mengukur bagaimana intensitas senyuman setiap partisipan di foto profil mereka. “Studi ini adalah langkah untuk memahami apakah penampilan di foto yang dipublikasikan bisa memprediksi masa depan yang baik,” demikian dikatakan dalam studi tersebut, seperti dilansir National Post

Belum begitu jelas mengapa senyuman di foto profil Facebook bisa berdampak pada kebahagiaan masa depan. Peneliti menduga senyuman di Facebook berbanding lurus dengan kelakuan user di dunia nyata, misalnya mereka lebih mudah berteman. Nah sekarang cek foto profil Facebook Anda, bagaimana? cerahkah masa depan Anda.
http://www.menjelma.com/2011/12/foto-profil-facebook-adalah-prediksi.html

Sampe Nangis Baca ini ! ‎​‎​Arti Ayah di Kehidupanmu..

0 komentar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNtwA8u4LA-jfVK5dlQ1czFWyMwPOTixFrO7O_26rqDdvJv033JCJA9g34ytrrM10LNpniUQUE5lnGr-TrSIYm3tWdyvI8HjYpBuPfknViAC59Lyrmz3LqId50JBvW_DeWnE86Wl0vhPU/s1600/ayah+anak.jpg
Alkisah- Smpe nangis baca ini ! ‎​‎​Arti ayah dkhidupanmu..

Bagi seorang yg sdh dwasa,
yg sedang jauh dr orangtua,
akn sering mrasa kangen dgn mamanya.

bgmn dgn ayah ?

Mungkin krn mama lbh sering nelpon utk mnanyakan keadaan mu

Tp tahukah kamu,
jika trnyt ayah lah yg mngingatkan mama utk mneleponmu ?

Saat kecil,
mamalah yg lebih sring mndongeng.
Tp tahukah kmu bhw sepulang ayah bekrja dgn wajah lelah beliau slalu menanyakan pd mama ,apa yg kmu lakukan seharian.

Saat kmu sakit batuk/pilek,
ayah kadang mmbentak
"sudah dibilang! jgn minum es!".
Tp tahukah kamu bahwa ayah khawatir ?

Ktika kamu remaja,
kmu mnuntut utk dpt izin kluar malam.
ayah dgn tegas brkata "tidak boleh !"
Sadarkah kmu bhw ayah hny ingin menjagamu ?

Krn bagi ayah, kamu adlh sesuatu yg sngat berharga.

Saat kmu bisa lebih dipercaya,
Ayah pun melonggarkan praturannya.
Kmu akan mmaksa utk melanggar jam malamnya.

Maka yg dilakukan ayah adlh menunggu di ruang tamu dgn sngat khawatir.

Ketika kamu dewasa,dan hrs kuliah di kota lain.
Ayah harus mlepasmu.
Tahukah kamu bhw badan ayah terasa kaku utk memelukmu?

Dan ayah sngat ingin menangis.
Di saat kmu memerlukan ini-itu, utk keperluan kuliahmu, ayah hanya mengernyitkan dahi.
Tp tanpa menolak,
beliau memenuhinya.

Saat kmu diwisuda.
ayah adlh org pertama y berdiri dan brtepuk tangan 'tukmu.
ayah akan trsenyum dan bangga

Sampai ketika tman psanganmu datang
utk mminta izin mengambilmu dari ayah
ayah akan sngat berhati-hati dlm mmberi izin

Dan akhirnya..
Saat ayah melihatmu duduk dipelaminan brsama seorang yg dianggapnya pantas,
Ayahpun trsenyum bahagia

Apa kmu tahu,
bhw ayah sempat pergi ke blakang dan menangis?

ayah menangis krn ayah sangat bahagia.

Semoga Putra/i kecilku yg manis berbahagia bersama pasangannya

Stlh itu ayah hny bisa menunggu kedatanganmu brsm cucu-cucunya yg sesekali dtg utk menjenguk

Dgn rambut yg memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjagamu
♥ ayah
(Sebarkan jk km syang ayahmu)
Sumpah terharu banget gua

Konon, Sumpit Dayak Lebih Ditakuti daripada Peluru

0 komentar

Alkisah-PADA zaman penjajahan di Kalimantan dahulu kala, serdadu Belanda bersenjatakan senapan dengan teknologi mutakhir pada masanya, sementara prajurit Dayak umumnya hanya mengandalkan sumpit. Akan tetapi, serdadu Belanda ternyata jauh lebih takut terkena anak sumpit ketimbang prajurit Dayak diterjang peluru.


Penyebab yang membuat pihak penjajah gentar itu adalah anak sumpit yang beracun. Sebelum berangkat ke medan laga, prajurit Dayak mengolesi mata anak sumpit dengan getah pohon ipuh atau pohon iren. Dalam kesenyapan, mereka beraksi melepaskan anak sumpit yang disebut damek.

"Makanya, tak heran penjajah Belanda bilang, menghadapi prajurit Dayak itu seperti melawan hantu," tutur Pembina Komunitas Tarantang Petak Belanga, Chendana Putra, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (2/6/2011).


Tanpa tahu keberadaan lawannya, tiba-tiba saja satu per satu serdadu Belanda terkapar, membuat sisa rekannya yang masih hidup lari terbirit-birit. Kalaupun sempat membalas dengan tembakan, dampak timah panas ternyata jauh tak seimbang dengan dahsyatnya anak sumpit beracun.


Tak sampai lima menit setelah tertancap anak sumpit pada bagian tubuh mana pun, para serdadu Belanda yang awalnya kejang-kajang akan tewas. Bahkan, bisa jadi dalam hitungan detik mereka sudah tak bernyawa. Sementara, jika prajurit Dayak tertembak dan bukan pada bagian yang penting, peluru tinggal dikeluarkan. Setelah dirawat beberapa minggu, mereka pun siap berperang kembali.


Penguasaan medan yang dimiliki prajurit Dayak sebagai warga setempat tentu amat mendukung pergerakan mereka di hutan rimba.


"Karena itu, pengaruh penjajahan Belanda di Kalimantan umumnya umumnya hanya terkonsentrasi di kota-kota besar tapi tak menyentuh hingga pedalaman," Chendana.


Tak hanya di medan pertempuran, sumpit tak kalah ampuhnya ketika digunakan untuk berburu. Hewan-hewan besar akan ambruk dalam waktu singkat. Rusa, biawak, atau babi hutan tak akan bisa lari jauh. "Apalagi, tupai, ayam hutan, atau monyet, lebih cepat lagi," katanya.


Bagian tubuh yang terkena anak sumpit hanya perlu dibuang sedikit karena rasanya pahit. Uniknya, hewan tersebut aman jika dimakan. "Mereka yang mengonsumsi daging buruan tak akan sakit atau keracunan," kata Chendana.


Baik hewan maupun manusia, setelah tertancap anak sumpit hanya bisa berlari sambil terkencing-kencing.


"Bukan sekadar istilah, dampak itu memang nyata secara harfiah. Orang atau binatang yang kena anak sumpit, biasanya kejang-kejang sambil mengeluarkan kotoran atau air seni sebelum tewas," tambah Chendana
.
sumber

Kisah Nyata : Menjaga Cinta Hingga ke Pintu Maut....

0 komentar

Alkisah-Dimana kekuatan cinta seorang Nurma ? Mengapa cinta Nurma bertahan? Saya mau bercerita tentang cinta Nurma, wanita yang aku kenal baik, sejak masih dalam kandungan. (JS)
  http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/12/13244552621799754780_300x328.26747720365.jpg
Nurma boleh dibilang primadona di kalangan  muda-mudi di kotanya,  Aek Kanopan. Kota yang jaraknya 7 jam dari Kota Medan. Banyak cowok kesengsem dengan kecantikannya. Selain kulitnya mulus dan berambut panjang, Nurma dikenal  ramah serta periang. Mungkin berkait dengan profesinya sebagai perawat di sebuah Rumah Sakit Perkebunan.
Rebutan Cinta
Jangan heran banyak pria mendekati si cantik Nurma. Ada tentara, Ada asisten perkebunan, Polisi dll.  Semua rebutan perhatian dan cinta Nurma.   Orangtua Nurma juga terkenal baik di Kota itu. Ayahnya Simorangkir seorang Mantri dan Mamanya Br. Napit perawat di Rumah sakit. Nurma  punya banyak adik, bersaudara sepuluh orang. Lima pria dan lima wanita. Satu sisi kondisi ini  Membuat ekonomi keluarga Nurma cukup berat.

Setelah didekati banyak pria akhirnya Nurma yang masih berusia 18 tahun ini menjatuhkan pilihan pada Theo, pemuda yang juga belia berusia 19 tahun, seorang  polisi.

Sebelum pacaran dengan Theo,  Nurma sempat dekat dengan seorang cowok bernama Galung. Seorang Tentara yang juga masih muda dan gagah. Namun belum lama persahabatan mereka, Nurma berkenalan dengan Theo.

Saat itu seperti biasa Nurma lagi bekerja di rumah sakit. Seorang polisi muda ternyata lagi di rawat disana.  Sebagai perawat dia berdinas di bangsal tempat Theo di rawat. Saat pertama kali melihat Nurma, jiwa Theo langsung kontak. Theo jatuh cinta.

Sesekali untuk mencuri perhatian Nurma, si Theo  pura pura menyanyi saat Nurma cek tensi darah. Meski badannya terasa sakit, Theo memaksakan dirinya tampak gembira. Memang suara Theo terbilang bagus dan empuk. Semua teman se kamar suka mendengarkan dia bernyanyi. Nurma rupanya diam-diam mengagumi Theo.
Perjuangan Cinta Theo
Setelah keluar dari rumah sakit, Theo sesekali memberanikan diri mengunjungi Nurma.  Meski tahu ada tentara yang suka dengan Nurma, Theo cuek. Dia tidak peduli. Hatinya kadung lengket dengan Nurma. Dia mencari jalan untuk bisa merebut cinta Nurma dari si Galung

Theo selalu membawa gitarnya. Rupanya hobi mereka yang sama yakni menyanyi membuat mereka langsung merasa cocok. Nurman melihat Theo serius mendekatinya.  Lalu memutuskan berpacaran dengan Theo.

Tentu membuat banyak pemuda lain iri, terutama Bang Galung tentara yang sempat dekat dengan Nurma. Selain suka dengan suara Theo, Nurma kagum karena Theo bersedia membantu sekolah kelima adiknya jika kelak mereka  menikah.
Musibah  Di Tengah Nikah
Setelah setahun pacaran, mereka menikah di sebuah Gereja Methodist Mabang Muda. Terbilang mereka nikah muda. Theo masih 20 tahun, Nurma 19.  Theo lahir 17-2-1930 dan Nurma kelahiran 21-9-1931.  Tepatnya menerima pemberkatan  12-12-1950.

Selesai Pemberkatan Nikah di Gereja Methodist, malamnya Theo  di aniaya pemuda yang lama naksir  dengan Nurma, Galung namanya. Tentara muda ini sangat suka dan berjuang ingin merebut  Nurma.

Galung marah mendengar Nurma menikah dengan Theo. Dia mencari dan segera menghajar Theo. Akibatnya  Badan Theo penuh luka, kupingnya robek akibat sabetan Pisau Sangkur. Bahkan Theo sempat sampai terjatuh ke parit. Theo terpaksa  opname di R.S Perkebunan akibat peristiwa itu.

Sejak saat itu Theo punya kebiasaan unik  dengan keluarganya. Theo merayakan setiap 12 Des sebagai Hari Ulang Tahun Kuping, selain merayakan HUT nya sendiri setiap 17 Februari.
Kebahagiaan Nurma
Karir Theo di kepolisian tergolong bagus. Meski pendidikannya tidak tinggi, tapi dia sangat rajin. Suka menulis, dan teliti. Selain itu Theo supel suka bergaul. Itu sebabnya atasannya selalu menyukai Theo dan memakai dia dalam banyak kegiatan di kepolisian. Theo juga suka ikuti kursus di kepolisian. Salah satu yang dia ikuti adalah kursus bidang keuangan dan mendapat predikat siswa terbaik.

Tidak heran karirnya melejit, sampai suatu hari saat pangkatnya Kapten Theo  ditunjuk menjadi Kepala Keuangan Polisi di sebuah kota yang lebih besar dari Aek Kanopan.

Nurma bangga, menjadi istri Theo. Apalagi saat Theo menjadi kepala keuangan. Banyak keluarga polisi di kota itu terkagum-kagum dengan Nurma. Relatif keluarga Nurma menjadi sosok teladan keluarga polisi saat itu. Nurman juga dikagumi karena menjadi contoh bagi ibu  bhayangkari, seorang yang ulet dalam berdagang, dan dikenal  suka membantu keluarga yang miskin.
Ujian Cinta
Namun sayang, saat dipuncak karir Theo lupa daratan. Dia bergaul dengan banyak teman yang suka minum dan berjudi. Beberapa pengusaha yang dekat dengan Theo menjerumuskannya ke meja judi. Theo juga akrab dengan Alkohol.

Akibatnya Nurma sedih dan frsutrasi. Apalagi mereka dikaruniai tujuh putra yang semakin besar dan perlu perhatian. Satu demi satu anak Nurma dan Theo diserahkan diasuh kepada kerabat lain. Khususnya anak ketiga dan kelima.

Meski Theo makin kasar karena mabuk cinta Nurma tidak berubah. Dia setia mendampingi Theo, sampai suatu hari kasus hukum menjerat Theo. Dia menggunakan uang negara di meja Judi.

Setelah proses hukum, Theo diwajibkan mengganti uang negara atau masuk penjara.  Untung Nurma sudah bertahun-tahun punya usaha  berjualan kelontong, suka menabung dengan membeli tanah dan emas. Demi cintanya pada Theo maka Nurma rela  menjual emas sekaleng roti khong guan untuk  menebus Theo dari penjara.
Pengorbanan Cinta
Setelah peristiwa itu Theo memang berubah, dia dipindahkan di sebuah kota kecil di Tapanuli Selatan. Theo meninggalkan judi dan alkohol  mungkin karena  penyakit mulai menggerogoti tubuhnya. Nurma juga dengan sabar merawat dengan kasih sayang.

Nurma tidak menyerah. Dia sadar dalam kondisi inilah Theo sangat membutuhkannya. Untung dia berlatar belakang perawat, relatif sabar, rajin dan telaten. Nurma juga mengingat janji

Demi kesembuhan Theo dan pendidikan ke tujuh putranya, Nurma  berjualan nasi Soto dan apa saja termasuk baju dan sepatu. Nurma  lakukan itu supaya bisa menambah biaya pengobatan Theo. Hal yang menguatkan Nurma ialah, Theo banyak berubah. Pertobatan Theo di tengah sakitnya, membuat Theo sangat menghargai Nurma. Lebih khusuk beribadah, dan peduli dengan anak-anak.

Perjuangan itu terus Nurma lakukan sampai suatu hari Theo didiagnosa kena Kanker Paru-paru. Nurma terpukul, sebab keluarga besar kebutuhan banyak.. Tidak mungkin bisa membeli obat. Nurma  terus berusaha berjualan apa saja, sampai barang di rumah tidak ada lagi yang bisa dijual.

Siang malam Nurma menjaga Theo di Rumah Sakit. Sebentar dia jualan, dan segera kembali ke rumah sakit. Demikianlah sampai Nurma tidak sempat merawat tubuhnya sendiri. Banyak pikiran dan sering telat makan membuat Nurma terserang maag kronis.
Kesetiaan Cinta
Nurma terkena maag yang akut pada saat kondisi Theo juga krisis di Rumah sakit. Theo sudah lebih sebulan Dalam keadaan  koma di Rumah Sakit brimob. Mungkin inilah yang menambah ketidak berdayaan Nurma menahan derita. Suatu hari sepulang dari Rumah sakit Nurma terjatuh di kamar mandi di rumahnya.  beberapa jam kemudian Nurma menghembuskan nafas terakhir. Minggu. 17 Januari 1988, Nurma berpulang pada  Sang Pencipta.

Seminggu kemudian, Kekasih pujaannya Theo menyusul.   Tepatnya Minggu 24 Januari 1988, Theo  meninggal dunia setelah dirawat 20 bulan di Rumah Sakit. Theo  dan Nurma benar-benar sehidup semati. Nurma memelihara cinta dan janjinya pada Theo, meski banyak derita dan sengsara. Dia selalu ingat janjinya.
Inilah janji Nurma Saat  menikahi Theo:

Saya Nurma menikah dengan Theo, berjanji akan setia kepadanya baik dalam suka atau duka, cukup atau kurang, sakit atau sehat, sampai Maut  memisahkan kita”

Theo berjuang mendapatkan cinta Nurma, bahkan hampir nyawanya terenggut penganiayaan. Nurma menerima dan merawat cintanya dengan Theo, menjaganya sampai ke pintu maut. Itulah kekuatan cinta dan janji nikah bagi yang memegangnya.

Bang JS

Lippo Karawaci, 21 Des 2011
 
sumber: http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2011/12/21/menjaga-cinta-hingga-ke-pintu-maut/

Alkisah Uang Rp. 1000 dan Rp. 100.000

0 komentar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIF_-ET6vV89ah7BU9a7PTRQOrsJ4UVgCQ1ZxVJTz9qbalAYZXCqD2jsDWyEGzAqFLER4y2ROJQymAD8um8Pu5-_QVNeO9ArFKObfjeid1ddDtGs2F4d_rRnW6HoNv-P_7SkMc3nZZigw/s1600/satus.jpg
Alkisah- Kisah uang Rp 1000 dan Rp 100.000: Uang Rp 1000 dan Rp 100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia... pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar dimasyarakat. 
Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tdk sengaja di dalam dompet seorang pemuda. Kemudian diantara kedua uang tsb terjadilah percakapan yg Rp 100.000 bertanya kepada yang Rp 1000; "Kenapa badan kami begitu lusuk, kotor dan bau amis...?" dijawablah olehnya" karena aku begitu keluar dari Bank langsung ditangan orang-orang bawahan dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan ditangan pengemis" Lalu Rp.1000.bertanya balik pada Rp 100.000; "Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?" dijawabnya; "Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik dan beredarnyapun di restauran mahal, di mall dan juga hotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu di jaga dan jarang keluar dari dompet" lalu Rp 1000 bertanya lagi; "Pernahkah engkau mampir di tempat ibadah? "Dijawablah... "Belum pernah". Rp 1000 pun berkata lagi; "Ketahuilah walaupun keadaanku seperti ini adanya, setiap Jum'at /minggu aku selalu mampir di MESJID,GEREJA,KLENTENG,VIHARA  dan ditangan anak-anak yatim, bahkan aku selalu bersyukur kepada Tuhan. Aku tidak dipandang manusia bukan sebuah nilai tapi yang dipandang adalah sebuah manfaat... "Akhirnya menangislah uang Rp 100.000 karena merasa besar, hebat, tinggi tapitdk begitu bermanfaat selama ini. 
jadi....Bukan seberapa besar penghasilan Anda, tapi seberapa bermanfaat penghasilan Anda itu.karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang selalu mensyukuri nikmat dan memberi manfaat untuk semesta alam serta dijauhkan dari sifat sombong....(y)Aamiin.

Saat Kembung, Tenangkan Perut dengan Teh Hangat

0 komentar

http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Perut-kembung-ok.jpg 
Menahan rasa kembung tidak nyaman rasanya. Akibatnya sering bersendawa, bahkan gas buangan pun membuat kita risi dan tak nyaman bahkan memalukan. Hmm, bagaimana ya mengatasinya?

Dari mana gas Perut kembung yang mengganggu tersebut? Bisa bermacam-macam, termasuk proses pencernaan yang kurang sempurna, perubahan menu makan, stres, atau yang kerap terjadi, makan dan minum dengan tergesa-gesa atau sambil bicara sehingga banyak udara yang ikut tertelan.

Serat memang dibutuhkan oleh tubuh, namun serat tertentu seperti kol, buncis, brokoli, jagung memproduksi gas lebih banyak sehingga perut terasa kembung. Gas yang terbentuk di usus ditentukan juga oleh jumlah bakteri usus. Kalau kembung disebabkan oleh serat, ubahlah pola makan serat Anda. Mulailah makan makanan berserat porsi kecil lalu secara perlahan ditingkatkan porsinya sampai sistem pencernaan bisa mengadaptasi.

Minuman bersoda, permen yang sugar free, dan permen karet yang mengandung sorbitol juga dapat mengakibatkan kembung akibat tubuh tidak memiliki enzim yang dapat menguraikan sorbitol sehingga bakteri di usus mengubah zat tersebut menjadi gas.

Intoleransi laktosa jug dapat mengakibatkan lambung dan usus penuh gas karena tubuh kekurangan enzim laktase untuk mencerna laktosa.

Cara pencegahannya: hindari makanan yang diperkirakan mengakibatkan rasa kembung. Makanlah lebih perlahan, jangan minum dengan sedotan karena akan menelan lebih banyak udara.

Cara mengatasinya bisa dengan mengamati makanan apa saja yang kerap menyebabkan perut kembung. Setelah diketahui, mulailah makan makanan tersebut dalam porsi kecil. Secara perlahan-lahan porsinya kemudian ditambah agar usus dapat mengadaptasi.

Tenangkan perut dengan minum teh hangat dengan rasa mint. Selain itu, setelah makan cobalah jalan kaki sebentar agar gas tidak berkumpul di lambung dan usus.

Ini Dia Wajah Jelita Gaby Bakrie Yang Masuk 50 Wanita Tercantik di Indonesia

0 komentar

A true beauty
Celebrating her birthday at Puro
Indra & Gaby Bakrie
Indra & Gaby Bakrie
Family comes first; at Indra’s birthday
Best friends; Bianca Lutfi, Cynthia Risjad, Gaby Bakrie
Intania, Arya, and Gaby Bakrie